ikhwanu fillah
Indonesia sebagai negara yang kita diami...kini Bangsanya sedang mengalami mendung duka akibat musibah yang kembali melanda. mulai dari Banjir Wasior-Papua, Gempa yang mengakibatkan Tsunami di Mentawai dan sekitarnya-SUMBAR, serta Merapi yang mulai aktif memuntahkan isi perutnya di JOgjakarta.
ada tanya dalam hati akan musibah ini...karena memang Musibah serta Cobaan Allah merupakan Sunnatullah sebagaimana yang telah dinyatakannya dalam QS. Albaqarah bahwa kita akan diberikan sedikit dari rasa takut, kelaparan, kekurangan harta dan kehilangan jiwa (mati)....
jika ini Ujian..tentu bertujuan untuk me"naikkan" kelas keimanan seorang hamba....
tetapi semua musibah tidak terlepas dari peran serta manusia yang mengundangnya...nampak jelas Bahwa Banjir Bandang dikarenakan keserakahan "Oknum" tertentu yang serakah tanpa kenal lelah dan tak berfikir luas...lalu bagaimana dengan Merapi?tetap juga kita berperan mengundangnya....bukankan kemaksiatan banyak disekitar kita?banyak hamba yang enggan tuk sujud dihadapan tuhanNya...
ada hadis yang menjelaskan bahwa Murka ALLAH akan turun, tetapi tidak jadi dikarenakan tiga hal. 1) Binatang berpagi-pagi yang mencari rejeki dimuka bumi. tetapi banyak binatang yang diburu, dibunuh tanpa aturan dan tujuan yang dianjurkan agama. 2) bayi-bayi yang sedang menyusu dengan ibunya. ini juga mencegah murka Allah, tetapi yang terjadi?banyak bayi yang dibuang, dibunuh, karena kesalahan orang tuanya sendiri yang takut menanggung malu akibat perbuatan dosa yang dilakukan dengan keinginannya sendiri. 3) Orang-orang yang bangun tengah malam tuk sujud kepada Allah (sholat Tahajjud dsb). apakah yang kita lakukan pada pertengahan malam?sholat ataukah berkumpul dengan teman-teman hanya tuk melakukan hal-hal yang sia-sia?siang hari sudah kita habiskan dengan makhluk Allah dalam mencari rezeki..kapan lagi kita Dedikasikan waktu yang sedikit dalam perjalanan hidup ini untukNYA?
ikhwanu fillah
semoga renungan ini dapat menggugah jiwa kita yang telah jauh dari rahmat dan petunjukNya. Aamiin..semoga musibah ini menjadi pembersih kotoran dosa yang tak terhapus dengan ibadah-ibadah yang telah maksimal kita persembahkan kepada ALLAH, semoga saudara-saudara kita yang sedang diuji mendapatan keampunan dari ALLAH, yang selamat mendapatkan kemudahan dan diberikan kesabaran dalam menghadapinya.
Ya Allah..anugerahkanlah rahmat, kesehatan, kelapangan kepada kami semua hambaMU yang penuh dosa ini. serta berilah pertolongan kepada kami tuk dapat Ingat selalu kepadaMu, bersyukur atas nikmatMU dan selalu berusaha memperbaiki dan memperbanyak ibadah kepadaMU.
Kamis, 04 November 2010
Sabtu, 12 September 2009
PERINTAH ALLAH.
Membaca adalah hal yang ringan tapi sulit. buktinya banyaknya orang yang apabila diajak untuk membaca, mereka merasa itu sebagai sesuatu hal yang membosankan. bahkan lebih berat daripada sekarung goni beras yang harus dipikul. Jika diberi tawaran tentu mereka lebih memilih yang kedua.
saudaraku...!membaca adalah jendela dunia...dulu orang yang tidak tau baca maka ia dikatakan Buta (gak bisa lihat maka akan tertinggal dengan yang bisa lihat)Aksara. Membaca bukan sekedar membaca yang tersurat dengan suara mulut, Tetapi membaca juga harus disertai Analisis dan memahaminya. Bukan hanya buku yang tertulis dengan aksara Latin ataupun Arab, akan tetapi juga membaca Alam sekitar kita sebagai bukti Kekuasaan Tuhan.
Dalam Surah Al Alaq Allah tegas menyatakan "Bacalah dengan (menyebut) nama tuhanmu yang telah menjadikanmu" ini menyatakan bahwa setelah membaca ayat ini dan Alam ini, ternyata Allah yang Menciptakan maka kepadaNya harus mengabdi, Aktifitas selanjutnya adalah Menjadikan Membaca sebagai sarana Ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya.
Saudaraku...Ayo Membaca, ternyata kemunduran bangsa ini dapat dilihat dari rendahnya minat baca yang ada dimasyarakat kita ini. Penulis berasal dari Kabupaten Batubara yang baru dimekarkan...diadakan Lomba Menulis Sejarah Batubara, di Dinas Arsip PemKab..ternyata peserta hanya Beberapa orang saja, mengapa hal ini samapi terjadi? karena banyak yang tidak berminat Membaca bagaimana akan Menulis...!
padahal Buku adalah guru yang tak pernah marah, ia bisa dibawa kemana saja..namun mengapa kita tidak mau memanfaatkannya...Ayo..Mulai sekarang..Kita Budayakan Baca walau hanya 5 menit...
saudaraku...!membaca adalah jendela dunia...dulu orang yang tidak tau baca maka ia dikatakan Buta (gak bisa lihat maka akan tertinggal dengan yang bisa lihat)Aksara. Membaca bukan sekedar membaca yang tersurat dengan suara mulut, Tetapi membaca juga harus disertai Analisis dan memahaminya. Bukan hanya buku yang tertulis dengan aksara Latin ataupun Arab, akan tetapi juga membaca Alam sekitar kita sebagai bukti Kekuasaan Tuhan.
Dalam Surah Al Alaq Allah tegas menyatakan "Bacalah dengan (menyebut) nama tuhanmu yang telah menjadikanmu" ini menyatakan bahwa setelah membaca ayat ini dan Alam ini, ternyata Allah yang Menciptakan maka kepadaNya harus mengabdi, Aktifitas selanjutnya adalah Menjadikan Membaca sebagai sarana Ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya.
Saudaraku...Ayo Membaca, ternyata kemunduran bangsa ini dapat dilihat dari rendahnya minat baca yang ada dimasyarakat kita ini. Penulis berasal dari Kabupaten Batubara yang baru dimekarkan...diadakan Lomba Menulis Sejarah Batubara, di Dinas Arsip PemKab..ternyata peserta hanya Beberapa orang saja, mengapa hal ini samapi terjadi? karena banyak yang tidak berminat Membaca bagaimana akan Menulis...!
padahal Buku adalah guru yang tak pernah marah, ia bisa dibawa kemana saja..namun mengapa kita tidak mau memanfaatkannya...Ayo..Mulai sekarang..Kita Budayakan Baca walau hanya 5 menit...
Langganan:
Postingan (Atom)